refrensi soal stoikiometri kelas X SMA

Latihan Soal Stoikiometri
1. Pada reaksi kimia, massa zat setelah reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi. Hal ini sesuai dengan hukum dasar kimia, yaitu…
a. Hukum Kekekalan Massa d. Hukum Perbandingan Volume
b. Hukum Perbandingan Tetap e. Hukum Avogadro
c. Hukum Perbandingan Berganda
2. Sebanyak 12gram karbon tepat bereaksi dengan sejumlah oksigen membentuk 44gram karbondioksida. Sesuai hukum Lavoisier, massa oksigen yang diperlukan adalah… (Ar C=12, Ar O=16)
a. 12gram d. 42gram
b. 23gram e. 44gram
c. 32gram
3. Sebanyak 32gram belerang tepat bereaksi dengan oksigen membentuk senyawa sulfur dioksida sebanyak 64gram. Untuk mereaksikan 15gram belerang, gas oksgen yang dibutuhkan adalah… (Ar S=32, Ar O=16)
a. 15gram d. 32gram
b. 16gram e. 45gram
c. 30gram
4. Sesuai soal no.3 diatas, 25gram belerang akan bereaksi dengan sejumlah gas oksigen membentuk senyawa sulfur dioksida sebanyak…
a. 25gram d. 75gram
b. 45gram e. 80gram
c. 50gram
5. Besi direaksikan dengan belerang diperoleh data sebagai berikut:
Fe + S FeS
56gram 32gram 88gram
28gram 16gram 44gram
Jika besi dan belerang yang direaksikan masing-masing 64gram, maka massa FeS yang terbentuk sesuai dengan Hukum Kekelan Massa adalah… (Ar Fe=56, Ar S=32)
a. 100,6gram d. 36,6gram
b. 128gram e. 27,4gram
c. 64gram
6. Tentukan perbandingan massa nitrogen dan oksigen dalam NO2 jika diketahui Ar.N = 14 dan Ar.=16
a. 6 : 12
b. 7 : 14
c. 7 : 16
d. 6 : 16
e. 4 : 14

7. Suatu senyawa oksida besi (FeO) memiliki perbandingan massa besi dan oksigen sebesar 7 : 2. Tentukan persen massa dari besi dan oksigen dalam senyawa tersebut.
a. Persen massa Fe 70.2 %
Persen massa O2 29.8%
b. Persen massa Fe 55.5%
Persen massa O2 44.5%
c. Persen massa Fe 66.5%
Persen massa O2 33.5%
d. Persen massa Fe 77,8 %
Persen massan O2 22,2 %
e. Persen massa Fe 75.8%
Persen massa O2 24.2%
8. Perbandingan massa carbon terhadap oksigen dalam karbon dioksida adalah 3 : 8. Berapa gram karbon dioksida dapat dihasilkan apabila 6 gram karbon dengan 16 gram oksigen ?
a. 21 gram
b. 22 gram
c. 23 gram
d. 24 gram
e. 25 gram
9. Pada reaksi antara logam magnesium sebanyak 10 gram dengan 6 gram oksigen sesuai persamaan reaksi : 2 Mg (s) + O2 (g) ——– > 2 MgO (s). Ternyata dari percobaan dihasilkan 15 gram magnesium oksida dan sisa logam magnesium sebanyak 1 gram, berapakah massa oksigen dan massa Magnesium pada magnesium oksida ? ( Ar Mg = 24, Ar O = 16)
a. Massa Mg 9 gram dan massa O2 6 gram
b. Massa Mg 6 gram dan massa O2 9 gram
c. Massa Mg 4 gram dan massa O2 6 gram
d. Massa Mg 8 gram dan massa O2 5 gram
e. Massa Mg 2 gram dan massa O2 7 gram

10. Hitunglah persen berat besi dalam Fe2O3 ( Ar Fe = 56 ; O = 16)
a. 30%
b. 40%
c. 50%
d. 60%
e. 70%
11. Hukum yang menyatakan bahwa apabila terdapat 2 senyawa yang berbeda dibentuk dari 2 unsur yang sama, untk massa salah satu unsur yang sama, perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa tersebut merupakan bilangan yang bulat dan sederhana adalah…
A. Avogadro
B. Gay Lussac
C. Proust
D. Lavoisier
E. Dalton
12. Telah ditemukan bahwa 12 gram karbon bereaksi dengan 4 gram hidrogen membentuk senyawa A. Ditemukan pula bahwa 24 gram karbon bereaksi dengan 6 gram hidrogen membentuk senyawa B. Perbandingan unsur karbon pada senyawa A dan B adalah…
A. 2:1
B. 4:6
C. 2:5
D. 3:1
E. 3:4
13. Pada laboratorium terdapat senyawa Hg2Cl2 dan HgCl2 dengan perbandingan 1:2. Perbandingan massa Cl untuk massa Hg sebesar 4 gram adalah…
A. 2:1
B. 2:2
C. 3:5
D. 4:1
E. 1:1
14. Diketahui data sebagai berikut.
Senyawa Massa Cl Massa O
Cl2O 4 gram 16 gram
Cl2O3 20 gram 64 gram
Cl2O5 8 gram 32 gram
Perbandingan massa Cl berdasarkan data diatas adalah…
A. 5:4:1
B. 4:5:4
C. 1:2:1
D. 2:2:1
E. 2:5:1
15. Diketahui data sebagai berikut.
Senyawa Massa H Massa O
H2O 16 gram …
H2O2 … 4 gram
Apabila perbandingan massa H 2:5. Maka massa H dan massa O yang belum diketahui adalah…
A. 4 gram dan 16 gram
B. 8 gram dan 10 gram
C. 5 gram dan 32 gram
D. 20 gram dan 5 gram
E. 10 gram dan 5 gram
16. Sebanyak 5 liter gas pentana dibakar habis dengan gas oksigen sesuai dengan persamaan reaksi yang belum setara:
C5H12 (g) + O2 (g) CO2 (g) + H2O (l)
Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas karbon dioksida yang dihasilkan adalah
a. 10 liter
b. 15 liter
c. 20 liter
d. 25 liter
e. 30 liter
17. Gas nitrogen direaksikan dengan gas hidrogen akan membentuk gas amonia, menurut persamaan reaksi (belum setara):
N2 (g) + H2(g) NH3 (g)
Jika ada 3 liter gas nitrogen yang bereaksi, maka volume gas amonia yang dihasilkan adalah
a. 2 liter
b. 3 liter
c. 4 liter
d. 6 liter
e. 9 liter
18. Suatu oksida nitrogen sebanyak 50 cm3 terurai menjadi 50 cm3 gas NO dan 25 cm3 gas O2 (volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama), menurut persamaan reaksi
NxOy (g) NO (g) + O2 (g)
Oksida nitrogen tersebut adalah
a.NO
b.N2O
c.NO2
d.N2 O3
e. N2 O5
19. Sebanyak 2 liter gas dibakar dengan 6 liter gas oksigen menurut reaksi
C2H4 (g) + O2 (g) CO2(g) + H2 O (g)
Volume gas karbon dioksida dan uap air yang dihasilkan masing-masing sebanyak 4 liter. Kenyataan ini sesuai dengan hukum
a. Gay-Lussac
b. Proust
c. Avogadro
d. Dalton
e. Lavoisier
20. Logam besi yang massanya 2,8 gram direaksikan dengan asam klorida menurut persamaan reaksi (belum setara):
Fe(s) + HCl(aq) FeCl2(g) + H2(g)
Volume gas hidrogen yang dihasilkan pada keadaan standar adalah..(Ar.Fe= 56)
a.1,12 liter
b.2,24 liter
c.4,48 liter
d. 11,2 liter
e.22,4 liter
21. Dua liter gas Nitrogen (N2) tepat bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (O2) membentuk 2 liter gas X, semuanya diukur pada suhu (T) dan tekanan (P) yang sama. Rumus molekul gas X itu adalah…
a. N2O b. N2O3
c. N2O4 d. N2O5
e. NO3

22. 1. Partikel unsur terdiri dapat berupa gabungan dari beberapa atom
2. Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tertentu dan tetap
3. Menjelaskan hukum perbandingan perbandingan volum
4. Dalam sistem tertutup, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama
5. Perbandingan volume gas-gas yang bereaksi sama dengan koefisien reaksinya

Pernyataan diatas yang sesuai dengan hukum Avogadro ialah…
a. 1 dan 2 b. 4 dan 5
c. 3 dan 5 d. 2, 4 dan 5
e. 1, 3 dan 5

23. Metana dan etana terbakar menurut persamaan sebagai berikut:
CH4(g0 + O2(g) CO2(g) + H2O(g) (belum setara)
C2H6(g0 + O2(g) CO2(g) + H2O(g) (belum setara)
Pada pembakaran sempurna 5 liter (T, P) campuran CH4 dan C2H6 dihasilkan 7 liter (T, P) karbon dioksida. Maka susunan campuran tersebut ialah…
a. 2 liter C2H6 dan 3 liter CH4 b. 4 liter C2H6 dan 2 liter CH4
c. 3 liter C2H6 dan 2 liter CH4 d. 2 liter C2H6 dan 2 liter CH4
e. 1 liter C2H6 dan 3 liter CH4

24. Bila tetapan Avogadro = L dan massa molar gas ammonia = Mr g/mol, maka dalam 10 mol gas ammonia terdapat molekul sebanyak…
a. 10 L/Mr b. 10 Mr L
c. 10 L d. L/10Mr
e. 10

25. Pada suhu dan tekanan tertentu, gas N2 direaksikan dengan gas H2 menjadi gas NH3. Jika gas H2 yang bereaksi sebanyak 7,5 x 1023 molekul. Jumlah molekul yang terbentuk sebanyak…
a. 5,0 x 1023 b. 7,5 x 1022
c. 5,0 x 1022 d. 5,0 x 10-23
e. 7,5 x 1023

26. Gas ideal yang berada dalam suatu bejana dimampatkan (ditekan) maka gas akan mengalami…
A. Penurunan laju partikel
B. Penurunan suhu
C. Kenaikan suhu
D. Penambahan partikel gas
E. Penurunan partikel gas

27. Berapa volume gas CO2 yang massanya 11 g jika diukur pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm? (Ar : C=12, O= 16)…
A. 7,4 L
B. 5,6 L
C. 3,2 L
D. 11,2 L
E. 9,3 L

28. Suatu gas oksigen memiliki massa 7 gram. Berapa volume gas itu pada keadaan standar?
A. 4,89 L
B. 5,89 L
C. 0,487 L
D. 19,58 L
E. 9,79 L

29. Berapa volume dari 4 gram gas metana yang diukur pada keadaan sama dengan 3 gram gas NO yang volumnya 5 L (Ar : H=1, C=12, N=14, O=16)…
A. 1,25 L
B. 12,5 L
C. 24,2 L
D. 2,24 L
E. 3,24 L

30. Suatu gas ideal sebanyak 7 liter mempunyai suhu sebesar 125oC dan mempunyai tekanan sebesar 2 atm. Banyaknya partikel gas tersebut adalah…
A. 3,02 x 10-22
B. 3,02 x 10-23
C. 1,58 x 10-22
D. 1,58 x 10-23
E. 2,58 x 10-23
31. Di dalam sebuah tangki yang volumenya 50 liter terdapat gas oksigen pada suhu 300 Kelvin dan tekanan 82 atm. Jumlah mol gas tersebut sebesar … (R = 0,082 L.atm / K)
a. 1 x 103 mol
b. 2 x 103 mol
c. 3 x 103 mol
d. 4 x 103 mol
e. 5 x 103 mol
32. Sebanyak 2 mol gas O2 mempunyai volume 4 liter pada suhu 300 Kelvin. Tekanan gas O2 tersebut sebesar … (R = 0,082 L.atm / K)
a. 3,075 atm
b. 6,150 atm
c. 12,300 atm
d. 24,600 atm
e. 49,200 atm
33. Sebanyak 1 mol gas N2 mempunyai tekanan 3 atm pada suhu 300 Kelvin. Volume gas N2 tersebut sebesar … (R = 0,082 L.atm / K)
a. 7,2 liter
b. 8,2 liter
c. 9,2 liter
d. 10,2 liter
e. 11,2 liter
34. Gas CO2 mempunyai massa 22 gram pada tekanan 30 atm pada suhu 300 Kelvin. Volume gas CO2 tersebut sebesar … (R = 0,082 L.atm / K)
a. 0,41 liter
b. 0,42 liter
c. 0,43 liter
d. 0,44 liter
e. 0,45 liter
35. 3 mol gas CO2 mempunya volume x liter. Pada suhu dan tekanan yang sama, 6 mol O2 mempunyai volume sebanyak 6 liter. Pada tekanan 8,2 atm dan suhu 27 oC, gas tersebut mempunyai massa sebesar … (R = 0,082 L.atm / K)
a. 11 gram
b. 18 gram
c. 22 gram
d. 32 gram
e. 44 gram
36. Sebanyak 500 mL larutan glukosa (C6H12O6) 0,2 M memiliki massa…..gram (Ar H=1, C=12, O=16).
a. 6,8
b. 1,8
c. 2,8
d. 3
e. 3,2
37. Bila diketahui bilangan Avogadro= 6 x 1023, maka jumlah partikel dalam 0,3 mol H2S adalah…..
a. 1,8 x 1023 molekul H2S
b. 10,8 x 1023 molekul H2S
c. 1,08 x 1023 molekul H2S
d. 0,8 x 1023 molekul H2S
e. 1,2 x 1023 molekul H2S
38. Jumlah mol belerang dalam 48 gram pirit (FeS2), (Ar Fe=56 dan S=32) adalah….mol
a. 0,04
b. 0,4
c. 0,08
d. 0,8
e. 0,9
39. Jika pada STP, volum dari 14 gram gas sebesar 11,2 liter, maka massa molekul relatif gas tersebut adalah….
a. 26
b. 28
c. 30
d. 32
e. 34
40. Pada temperatur dan tekanan tertentu, massa 1 liter O2 adalah 6 gram. Volum 10 gram gas N2 pada temperatur dan tekanan yang sama adalah… (Ar O=16, N=14)
a. 1,7 liter
b. 1,8 liter
c. 1,9 liter
d. 2,0 liter
e. 2,1 liter
41. Dalam 54 gram pupuk urea (CO(NH2)2) terdapat 24 gram nitrogen. Kemurnian pupuk tersebut adalah… (Ar H=1, C=12, N=14, O=16)
a. 70%
b. 75%
c. 90%
d. 95%
e. 60%
42. Berapa massa dari 5,6 liter (STP) gas CH4 bila diketahui Ar C=12 dan Ar H=1?
a. 3 gram
b. 4 gram
c. 5gram
d. 6gram
e. 7gram
43. Berapa massa dari 15 liter gas NO (P,T)bila diketahui massa 1 liter gas N2 (P,T) 1,12 gram? (ar N=14, O=16)
a. 15 gram
b. 16gram
c. 17gram
d. 18gram
e. 19gram
44. Tentukan jumlah mol dalam 1,204×1024 molekul CO2?
a. 2 mol
b. 3 mol
c. 4 mol
d. 5 mol
e. 6 mol
45. Berapa gram NaOH padat yang harus ditambahkan ke dalam 600 ml larutan NaOH 0,4 M supaya kemolarannya menjadi 0,9 M? (Ar Na=23, O=16, H=1)
a. 10
b. 11
c. 12
d. 13
e. 14
46. Berapa volume 16 gram CH4 bila diletahui memiliki suhu dan tekanan yang sama dengan 10 liter N2 yang memiliki massa 14 gram?( Mr N2=28, CH4=16)
a. 15 liter
b. 16 liter
c. 18 liter
d. 20 liter
e. 22 liter
47. Suatu gas Cl2 mengandung 1,505 x 1023 patikel. Jumlah mol gas Cl2 tersebut adalah . .
a. 0,25 mol d. 4 mol
b. 0,5 mol e. 5 mol
c. 2,5 mol
48. Sebanyak 0,25 mol asam sulfat memiliki massa . . . gram
a. 25,4 d. 2,54
b. 24,5 e. 2,45
c. 2,55
49. Diketahui : 2Al + Cr2O3 → Al2O3 + 2Cr, jika 54 gram aluminium direaksikan dengan 228 gram kromium(III) oksida, berapa banyak kromium yang dihasilkan?
a. 13 gram d. 78 gram
b. 26 gram e. 104 gram
c. 52 gram
50. Amonia, NH3 umumnya digunakan sebagai pupuk, dibuat dari reaksi antara hidrogen dan nitrogen pada temperatur dan tekanan tinggi. Berapa gram amonia dapat dibuat dari 60 gram hidrogen?
a. 170 gram d. 510 gram
b. 240 gram e. 610 gram
c. 340 gram
51. Volume dari 23 gram gas NO2 adalah . . .
a. 44,8 L d. 4,48 L
b. 22,4 L e. 2,24 L
c. 11,2 L
52. Suatu senyawa hidrokarbon disusun oleh 80% C dan 20% H. Jika massa molekul relatif senyawa tersebut 30 maka…
a. CH
b. CH3
c. CH4
d. C2H6
e. C3H7
53. Suatu senyawa karbon disusun oleh C, H dan O. Pada pembakaran 0,24 g senyawa tersebut, diperoleh 0,528 g CO2 dab 0,288 H2O. Apabila massa molekul relatif senyawa tersebut 60, maka rumus empiris dan rumus molekulnya adalah…
a. CHO dan CHO
b. CHO dan C3H8O
c. C3H8O dan C3H80
d. C3H8O dan C2H6O
e. CHO
54. Suatu senyawa organik dianalis menghasilkan 52,17% massa C, 13,05% massa H, dan 34,78% massa O. Jika 0,23 g senyawa tersebut diuapkan pada 100oC dan tekanan 50 mmHg, volume 155 ml. Bagaimana rumus molekul senyawa tersebut …
a. CHO
b. C2H6O
c. C3H8O
d. C4H10O
e. C5H12O
55. Untuk menentukan air kristal yang dibuat dari CuSO4 menjadi CuSO4.xH2O maka 4,99 g CuSO4.xH2O dipanaskan hingga terbentuk CuSO4 anhidrit (CuSO4 tidak mengandung air) sebanyak 3,19 g. Berapa air kristal CuSO4.xH2O…
a. CuSO4.1H2O
b. CuSO4.2H2O
c. CuSO4.3H2O
d. CuSO4.4H2O
e. CuSO4.5H2O
56. Monosodium glutamat (MSG) adalah penyedap rasa masakan yang diduga dapat menimbulkan “sindrom Restoran China”. Komposisi masssa MSG adalah 35,55 C, 4,77% H, 37,85% O, 8,29% N, 13,60% Na. Bagaimana rumus molekul MSG jika massa molekul relarifnya 169 ?
a. C5H8NO4Na
b. C4H6 NO4Na
c. C3H4 NO4Na
d. C2H2 NO4Na
e. C2H5 NO4Na
57. Rumus kimia yang menggambarkan perbandingan mol terkecil dari tiap-tiap atom penyusunnya disebut…
a. Rumus Molekul
b. Rumus Empiris
c. Rumus struktur
d. Rumus Geometri
e. Rumus Ruang
58. Di bawah ini yang termasuk rumus empiris suatu senyawa adalah…
a. C2H6
b. C4H10
c. C6H12O6
d. C2H5
e. C2H4O6
59. Suatu senyawa mengandung 40% karbon, 53,33% Oksigen dan sisanya hydrogen. Jika massa moleku relatif (Mr) senyawa tersebut adalah 180, rumus molekul senyawa itu adalah…( Ar C=12, O=16, H=1)
a. CHO
b. C2H4O6
c. C3H7O2
d. C2H2O2
e. C6H12O6
60. Berikut ini disajikan tabel suatu senyawa dengan rumus kimia.
No Senyawa Rumus kimia
1 Air H2O
2 Asam Asetat CH3COOH
3 Etanol C2H5OH
4 Asam Sulfat H2SO4
Dari tabel tersebut yang termasuk rumus molekul senyawa yaitu…
a. 2,3,4
b. 2,3
c. 1,2,3
d. 1,2
e. 1
61. Pada reaksi pembakaran sempurna 1 liter gas CXHY (T,P) oleh 3 liter gas oksigen (T,P) dihasilkan 2 liter gas karbondioksida (T,P). Rumus molekul gas CXHY tersebut adalah…
a. C2H3
b. C2H4
c. CH4
d. C6H12
e. C5H10

Pendalaman Quantum Learning

Pengertian Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan logika matematika (logic smart) merupakan kemampuan seseorang dalam menghitung, mengukur, dan menyelesaikan hal-hal yang bersifat matematis. Secara bahasa, logika berasal dari kata logos (bahasa Yunani), yang artinya kata, ucapan, pikiran. Kecerdasan logika dikenalkan oleh Prof. Howard Garner, Kecerdasan logika matematika sering dipandang dan dihargai lebih tinggi dari jenis-jenis kecerdasan lainnya. Kecerdasan ini dicirikan sebagai kemampuan yang dimiliki otak kiri.

Berikut ini beberapa pengertian kecerdasan logika matematika dari beberapa sumber buku:
• Menurut Bobi de Porter, kecerdasan logika matematika (logis mathematis) merupakan kecerdasan yang mencakup kemampuan menghitung, bereksperimen mengungkap fakta dan kemampuan memecahkan masalah-masalah matematika (Suparlan, 2004:47).
• Menurut Amstrong, Logic smart (kecerdasan logis) adalah kemampuan menggunakan angka dengan baik dan melakukan penalaran yang benar. Kemampuan ini, meliputi kemampuan menyelesaikan masalah, mengembangkan masalah, dan menciptakan sesuatu dengan angka dan penalaran, cerdas secara matematis-logis berarti cerdas angka dan cerdas dalam hukum logika berpikir penalaran (Musfiroh, 2008:3).
• Menurut Prasetyo & Andriani (2009:50), kecerdasan logika adalah kapasitas untuk menggunakan angka, berfikir logis untuk menganalisa permasalahan atau kasus dan juga melakukan perhitungan matematis.
• Menurut Hamzah B. Uno dkk (2010:11), kecerdasan logis-matematis adalah kemampuan seseorang dalam berfikir secara induktif dan deduktif, berfikir menurut aturan logika, memahami dan menganalisis pola angka-angka, serta memecahkan masalah dengan menggunakan kemampuan berfikir.
• Menurut May Lwin, dkk (2008:43), kecerdasan logika-matematika merupakan kemampuan untuk menangani bilangan, perhitungan, pola, pemikiran logis, dan ilmiah.

Dapat disimpulkan bahwa kecerdasan logika-matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menghitung, mengukur, menggunakan angka-angka, memecahkan soal-soal matematis, berpikir secara deduktif dan induktif, serta membuat pola-pola dan hubungan-hubungan yang logis dalam kehidupan sehari hari.

Ciri-ciri Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan logika matematika mempunyai karakteristik atau ciri-ciri yang dapat membedakan dengan jenis-jenis kecerdasan lainnya, yaitu sebagai berikut (Linda Campbell, dkk, 2002:41):
1. Merasakan berbagai tujuan dan fungsi mereka dalam lingkungannya.
2. Mengenal konsep-konsep yang bersifat kuantitas, waktu dan hubungan sebab dan akibat.
3. Menggunakan simbol-simbol abstrak untuk menunjukkan secara nyata (konkret), baik objek maupun konsep-konsep.
4. Menunjukkan keterampilan pemecahan masalah secara logis.
5. Memahami pola-pola dan hubungan-hubungan.
6. Mengajukan dan menguji hipotesis.
7. Menggunakan bermacam-macam keterampilan matematis seperti memperkirakan (estimating), perhitungan algoritme (calculating algorithms), menafsirkan statistik (interpreting statistics), dan menggambarkan informasi visual dalam bentuk grafik (gambar).
8. Menyukai operasi yang kompleks seperti kalkulus, fisika, pemrograman komputer, atau metode penelitian.
9. Berpikir secara matematis dengan mengumpulkan bukti, membuat hipotesis, merumuskan berbagai model, mengembangkan contoh-contoh tandingan dan membuat argumen-argumen yang kuat.
10. Menggunakan teknologi untuk memecahkan masalah matematis.
11. Mengungkapkan ketertarikan dalam karir-karir seperti akuntansi, teknologi komputer, hukum, mesin dan ilmu kimia.
12. Menciptakan model-model baru atau memahami wawasan baru dalam ilmu pengetahuan alam dan matematika.

Anak yang memiliki kecerdasan logis-matematis yang tinggi cenderung menyenangi kegiatan menganalisis dan mempelajari sebab akibat terjadi sesuatu. Ia menyenangi berfikir secara konseptual, misalnya menyusun hipotesis, mengadakan kategorisasi dan klasifikasi terhadap apa yang dihadapinya. Anak semacam ini cenderung menyukai aktivitas berhitung dan memiliki kecepatan tinggi dalam menyelesaikan problem matematika (Hamzah B. Uno dkk, 2010:11).

Sedangkan menurut Masykur dan Fathani (2008:105-106), seseorang yang memiliki kecerdasan logika matematika memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut:
1. Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala.
2. Suka mengajukan pertanyaan yang sifatnya analisis, misalnya mengapa hujan turun?.
3. Ahli dalam permainan catur, halma, dan sebagainya.
4. Mampu menjelaskan masalah secara logis.
5. Suka merancang eksperimen untuk membuktikan sesuatu.
6. Menghabiskan waktu dengan permainan logika seperti teka-teki, berprestasi dalam matematika dan IPA.

Komponen Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan matematika dibedakan dalam enam komponen, yaitu: (1) kemampuan abstraksi, (2) kemampuan logika berpikir, (3) pemahaman yang spesifik, (4) kekuatan intuitif, (5) kemampuan menggunakan rumus / formula, (6) daya ingat/imajinasi berpikir matematika.
Menurut Haecker dan Ziehen, prinsip dasar dari pola pikir matematika terbagi kedalam empat komponen, yaitu (Rikayanti, 2005:32):
1. Komponen spasial yang terdiri dari (a) memahami bentuk bangun ruang dan kompleksitasnya; (b) ingatan terhadap bentuk bangun ruang; (c) abstraksi spasial/ kemampuan dalam menggeneraliasi bentuk dalam ruang dan objek; (d) kombinasi spasial/ ruang yakni memahami dan memiliki kemandirian dalam menemukan generalisasi, koneksi dan relasi antara objek bangun ruang.
2. Komponen logika yang terdiri dari (a) menyusun/ memahami konsep dan keterkaitan antar konsep; (b) memahami, mengingat dan mandiri dalam memberikan konklusi/ kesimpulan dan membuktikan berdasarkan bukti formal yang logis.
3. Komponen numerik yang terdiri dari (a) memahami/ menyusun konsep bilangan; (b) ingatan mengenai bilangan/ pola dan mencari solusi yang berkaitan dengan bilangan.
4. Komponen simbolisasi yang terdiri dari (a) memahami simbol; (b) mengingat simbol; (c) mengoperasikan dan menggunakan simbol.

Menurut Linda & Bruce Campbell, kecerdasan logika matematika biasanya melibatkan beberapa komponen, yaitu perhitungan secara matematis, pemecahan masalah, pertimbangan induktif (penjabaran ilmiah dari khusus ke umum), pertimbangan deduktif (penjabaran ilmiah secara umum ke khusus), dan ketajaman pola-pola serta hubungan-hubungan (Masykur dan Fathani, 2008:153).

Cara Melatih Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan logika matematika adalah kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berfikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual dan pola numerik, dan pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk merangsang kecerdasan logika matematika adalah sebagai berikut (Aqila Smart, 2012:111-112):

1. Tempelkan poster-poster matematika, seperti perkalian, penjumlahan, pengurangan, dan lain-lain.
2. Ajarkan kepadanya cara hitung yang menyenangkan dan mudah dilakukan di mana saja, misalnya dengan jari.
3. Beri dia alat untuk menghitung seperti sempoa bila ia belum lancar menghitung.
4. Belikan komik-komik matematika dan pelajaran lainnya untuk mengatasi kelemahannya pada pelajaran lain.
5. Stimulasi dengan program komputer yang mengajarkan teknik membaca logis.
6. Jika mempunyai waktu luang, ajak anak bermain permainan yang menggunakan logika untuk menenangkannya, misalnya catur, teka-teki, tebak-tebakan, dan lain-lain

Daftar Pustaka
• Rikayanti. 2005. Skripsi: Pengaruh Asesment Fortopolio Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kecerdasan Logis Matematis Siswa. Bandung: FPMIPA UPI.
• Aqila Smart. 2012. Hypnoparenting: Cara Cepat Mencerdaskan Anak Anda. Yogyakarta: Starbooks.
• Suparlan. 2004. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Dari konsepsi Sampai Dengan Implementasi. Jakarta: Hikayat.
• Musfiroh, Tadkiroatun. 2008. Cerdas Melalui Bermain. Jakarta: Grasindo.
• Prasetyo, Reza dan Yeni Andriani. 2009. Multiply Your Multiple Intelligences. Yogyakarta: Andi.
• Uno, Hamzah B., Umar, Masri Kudrat. 2010. Mengelola kecerdasan dalam pembelajaran: sebuah konsep pembelajaran berbasis kecerdasan. Jakarta: Bumi Aksara.
• Lwin, May dkk. 2008. Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan. Yogyakarta: INDEKS.
• Campbell, Linda, dkk. 2002. Melesatkan Kecerdasan. Depok: Insiasi Press.

Pengertian Kecerdasan Interpersonal

Gardner dalam Efendi (2005) menyatakan kecerdasan yaitu suatu kemampuan untuk memecahkan dan kemampuan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai budaya. Berdasarkan konsep ini Gardner menemukan bahwa kecerdasan insan tidak tunggal tapi ganda bahkan tak terbatas. Gardner menemukan delapan kecerdasan yang dimiliki manusia, yang disebutnya dengan kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Kedelapan kecerdasan tersebut yaitu kecerdasan linguistik, kecerdasan logis-matematis, kecerdasan spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan kinestetik, kecerdasan naturalis, kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan interpersonal.
Kecerdasan interpersonal yaitu kemampuan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain (Amstrong, 2002). Kecerdasan ini menuntut kemampuan untuk menyerap dan tanggap terhadap suasana hati, perangai, niat, dan hasrat orang lain. Kecerdasan interpersonal akan menyampaikan kemampuan anak dalam berafiliasi dengan orang lain. Kecerdasan interpersonal yang tinggi membuat orang bisa bekerjasama dengan orang lain dan melaksanakan sinergi untuk membuahkan hasil-hasil positif (Lie, 2003).
Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi akan bisa menjalin komunikasi yang efektif dengan orang lain, bisa berempati secara baik, bisa mengembangkan hubungan yang harmonis dengan orang lain, menyukai bekerja secara kelompok. Kecerdasan interpersonal bisa dikatakan juga sebagai kecerdasan sosial, diartikan sebagai kemampuan dan keterampilan seseorang dalam menciptakan relasi, membangun kekerabatan dan mempertahankan kekerabatan sosialnya sehingga kedua belah pihak berada dalam situasi menguntungkan (Safaria, 2005).
Lwin (2008) menjelaskan kecerdasan interpersonal sebagai kemampuan untuk memahami dan memperkirakan perasaan, temperamen, suasana hati, maksud dan harapan orang lain kemudian menanggapinya secara layak.
Definisi lain diungkapkan oleh Tan (2008) dalam jurnal Sibel, et al (2013) yaitu:
“Interpersonal (social) intelligence is the capacity of understanding, distinguishing and welcoming the emotions, aspirations and needs of surrounding people”
Dari beberapa pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kecerdasan interpersonal yaitu kemampuan untuk memahami maksud dan perasaan orang lain sehingga tercipta hubungan yang harmonis dengan orang lain. Kecerdasan interpersonal penting dalam kehidupan insan alasannya pada dasarnya insan tidak bisa menyendiri. Banyak kegiatan dalam hidup insan terkait dengan orang lain, begitu juga seorang anak yang membutuhkan perlindungan orang-orang disekitarnya.

Karakteristik orang yang memiliki kecerdasan interpersonal menurut Yaumi (2012) adalah:
1. Belajar dengan sangat baik dikala berada dalam situasi yang membangun interaksi antara satu dengan yang lainnya.
2. Semakin banyak berafiliasi dengan orang lain, semakin merasa bahagia.
3. Sangat produktif dan berkembang dengan pesat dikala mencar ilmu secara kooperatif dan kolaboratif.
4. Ketika menggunakan interaksi jejaring sosial, sangat senang dilakukan dengan chatting atau teleconference.
5. Merasa senang berpartisipasi dalam organisasi-organisasi sosial keagamaan dan politik.
6. Sangat senang mengikuti program talk show di televisi dan radio.
7. Ketika bermain atau berolahraga, sangat berilmu bermain secara tim (ganda atau kelompok) daripada bermain sendirian.
8. Selalu merasa bosan dan tidak berangasan dikala bekerja sendiri.
9. Selalu melibatkan diri dalam aneka macam kegiatan ekstrakurikuler.
10. Sangat peduli dan penuh perhatian pada masalah-masalah dan isu-isu sosial.
Secara umum, kecerdasan interpersonal dapat diamati dari perilaku seseorang. Orang yang memiliki kecerdasan interpersonal yang berpengaruh cenderung bisa berdaptasi dengan lingkungan, senang bahu-membahu dengan orang lain, dan bisa menghargai orang lain serta memiliki banyak teman. Safaria (2005) juga menyebutkan karakteristik anak yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi, yaitu:
1. Mampu mengembangkan dan menciptakan kekerabatan sosial gres secara efektif.
2. Mampu berempati dengan orang lain atau memahami orang lain secara total.
3. Mampu mempertahankan kekerabatan sosialnya secara efektif sehingga tidak musnah dimakan waktu dan senantiasa berkembang semakin mendalam/penuh makna.
4. Mampu menyadari komunikasi lisan maupun nonverbal yang dimunculkan orang lain, atau dengan kata lain sensitif terhadap perubahan situasi sosial dan tuntutan-tuntutannya.
5. Mampu memecahkan persoalan yang terjadi dalam kekerabatan sosialnya dengan pendekatan win-win solution, serta yang paling penting yaitu mencegah munculnya persoalan dalam kekerabatan sosialnya.
6. Memiliki kemampuan komunikasi yang mencakup keterampilan mendengarkan efektif, berbicara efektif dan menulis secara efektif.
Aspek-aspek Kecerdasan Interpersonal
Anderson (1999) dalam Safaria (2005) menyatakan bahwa kecerdasan interpersonal mempunyai tiga dimensi utama yaitu social sensitivity, social insight, dan social communication. Ketiga dimensi ini merupakan satu kesatuan utuh dan ketiganya saling mengisi satu sama lain.
a. Kepekaan sosial (social sensitivity)
Kepekaan sosial yaitu kemampuan anak untuk bisa mencicipi dan mengamati reaksi-reaksi atau perubahan orang lain yang ditunjukkannya baik secara lisan maupun non-verbal. Kepekaan sosial ini meliputi sikap empati dan sikap pro-sosial. Empati merupakan kemampuan untuk mengetahui bagaimana perasaan orang lain. Sedangkan sikap pro-sosial yaitu sebuah tindakan moral yang harus dilakukan secara kultural menyerupai berbagi, membantu seseorang yang membutuhkan, bekerjasama dengan orang lain, dan mengungkapkan simpati. Adapun indikator dari aspek kepekaan sosial yaitu sebagai berikut: (1) memiliki kemampuan untuk bersikap empati terhadap orang lain dan (2) memiliki kemampuan untuk bersikap pro-sosial.
b. Pandangan sosial (social insight)
Pandangan sosial yaitu kemampuan dalam memahami dan mencari pemecahan persoalan yang efektif dalam suatu interaksi sosial. Pandangan sosial meliputi pemahaman situasi dan sopan santun sosial, keterampilan pemecahan persoalan dan kesadaran diri yang merupakan pondasi dasar dari pandangan sosial. Adapun indikator dari aspek pandangan sosial yaitu sebagai berikut: (1) memiliki kesadaran diri; (2) memiliki pemahaman sopan santun sosial dan situasi sosial; dan (3) memiliki kemampuan pemecahan persoalan yang efektif.
c. Komunikasi sosial (social communication)
Komunikasi sosial yaitu penguasaan keterampilan komunikasi sosial merupakan kemampuan individu untuk menggunakan proses komunikasi dalam menjalin dan membangun hubungan interpersonal yang sehat. Inti dari komunikasi sosial yaitu komunikasi yang efektif dan mendengarkan secara efektif. Adapun indikator dari aspek pandangan sosial yaitu sebagai berikut: keterampilan melaksanakan komunikasi secara efektif.

Video Praktikum

Video Praktikum Kimia

Diktat Praktikum (PDF)

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!